Parpol Bakal Cairkan Dana Bantuan

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Written by:

Ket. BANPOL. Partai-partai peraih kursi di DPRD Kudus diminta untuk mengajukan proposal guna pencairan banpol. Foto : sofyan

Kejoramuria.com, Setelah sempat tertunda karena konsentrasi ke penanganan mewabahnya virus covid19, Kantor Kesantuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kudus meminta pada 10 parrtai politik yang memperoleh kursi di DPRD Kudus untuk mengajukan pencairan dana bantuan keuangan partai politik ( banpol) tahun 2020. Hal ini diungkapkan Harso Widodo, Plt Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Kudus.

“ Sebelumnya memang semua Parpol peraih kursi di dewan kita minta untuk mengajukan proposal dan mengurus segala persyaratan persyaratan sesuai dengan aturan. Sekarang baru ada tiga yang sudah mengirimkan, setelah adanya pandemic corona ,” ungkap Harso Widodo.

Ketiga partai yang sudah mengirimkan proposal tersebut yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar dan Partai gerindra. Guna mempercepatnya, pada senin (29/06) sudah dilakukan pertemuan dengan menghadirkan para calon partai politik penerima bantuan, sehingga lebih mudah pencairannya.

Menurut Harso, setelah proposal masuk, tim verifikasi proposal akan meneliti berkasnya terlebih dahulu.

Baca juga  Musrenbangwil Karesidenan Pati, Bupati M. Tamzil Singgung Normalisasi Sungai Juana

“ Kita harapkan awal Juli 2020 semua parpol sudah mengajukan proposal dan berkas kelengkapannya. Jika berkas sudah benar dan final, baru diajukan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus untuk pencairan,” tukasnya.

Selanjutnya, pihak Kesbangpol akan melakukan penyerahan dana bantuan keuangan secara simbolis dan dilanjutkan bimbingan teknis.

“ Kalau awal bulan Juli tepatnya 8 Juli semua proposal jadi. Maka pada akhir Juli 2020 bisa dilakukan penyerahan bantuan yang akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis pembuatan surat pertanggungjawaban (SPJ) ,” jelasnya.

Dijelaskan, total jumlah anggaran yang disiapkan sebesar Rp 1,2 miliar untuk diberikan kepada 10 parpol peraih kursi di DPRD Kudus. Angka bantuan keuangan untuk masing-masing parpol, berdasarkan jumlah perolehan suara dengan nilai bantuan per suara sebesar Rp 2.550.

Adapun 10 parpol yang memiliki kursi di DPRD Kudus, yakni Partai Golkar, PPP, Partai Nasdem, PKB, PKS, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan PAN.

Baca juga  Sidak Terminal Wisata Bakalan Krapyak, Wabup Hartopo Minta Tertibkan Transportasi

Parpol yang mendapatkan banpol terbesar, yakni PDI Perjuangan karena pada Pemilu Legislatif 2019 mendapatkan kursi sebanyak delapan kursi dengan nilai bantuan Rp 219,47 juta, disusul Partai Kebangkitan Bangsa meraih tujuh kursi dengan nilai bantuan Rp 193,18 juta.

Partai politik yang mendapatkan dana bantuan paling sedikit, yakni PPP, Partai Hanura dan Partai Demokrat yang masing-masing mendapatkan dua kursi.

Adapun nilai bantuan masing-masing untuk PPP sebesar Rp 73,8 juta, Partai Hanura sebesar Rp  70,22 juta, dan Partai Demokrat sebesar Rp 51,25 juta.

“ Sesuai ketentuan, dana bantuan politik hanya terbatas digunakan untuk kesekretariatan sekitar 40 persen dan pendidikan politik sekitar 60 persen ,” tandasnya.(fya) 

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *