Meski Gratis, SMP PGRI Belum ada Siswa

PENDIDIKAN

Written by:

Kejoramuria.com,- Saat sekolah sekolah negeri menjadi rebutan para siswa pada pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2020/2021, namun berbeda dengan SMP ini. Sekolah di wilayah kecamatan jekulo ini belum ada siswa mendaftar, padahal mayoritas sekolah sudah melaksanakan pendaftaran ulang. SMP swasta sepi peminat tersebut adalah SMP PGRI I Jekulo.

Harry Susilo Kurniawan, Kepala SMP PGRI Jekulo Harry Susilo Kurniawan mengatakan bahwa secara administrasi hingga kini sekolahnya belum ada yang mendaftar. Padahal sudah menggencarkan sosialisasi sekolahnya. Upaya menjaring siswa yakni dengan bersama-sama membuka pendaftaran dengan sekolah lain. Selain itu juga melalui media sosial maupun para alumni sekolah.

“Akan tetapi, hingga kini belum ada yang mendaftarkan diri, meskipun secara lisan ada yang menyatakan minat untuk sekolah di SMP PGRI Jekulo ,” ungkap Harry.

Baca juga  Ruang Selain Ruang Kelas Kirim Pesan Masalah Pendidikan di Indonesia

Menurutnya, sejak lima tahun terakhir, kondisi demikian memang sering terjadi, sedangkan ada murid ketika siswa mulai masuk sekolah.

“Kami perkirakan, saat mulai masuk sekolah akan ada empat murid yang siap sekolah di SMP PGRI Jekulo karena sudah ada yang menginformasikan hal itu,” ujarnya.

Meski secara administrasi, memang belum ada yang mendaftar, namun saat masuk nanti dimungkinkan ada siswanya.

Sedangkan jumlah total siswa pada tahun ajaran sebelumya, mencapai 50 siswa dari mulai kelas VII hingga kelas IX, sedangkan yang sudah lulus sebanyak 25 siswa.

Ia mengungkapkan siswa yang sekolah di SMP PGRI Jekulo tidak perlu membayar SPP karena gratis, termasuk seragam baju sekolah hingga baju olahraga juga tidak perlu membayar.

“Mayoritas siswanya selama ini, memang dari keluarga kurang mampu, sehingga nantinya akan diupayakan mendapatkan bantuan selain dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) ,” jelasnya.

Baca juga  Soal PPDB Ganjar Minta Orang Tua Siswa Kembali ke Jalan Benar

Padahal keberadaan SMP PGRI Jekulo dari sisi lokasi, sebetulnya cukup strategis karena berada di daerah perkampungan. Selain itu tersedia fasilitas olahraga milik pemerintah desa. Mulai dari lapangan sepak bola, lapangan bola volly hingga lapangan basket.

Ditempat terpisah, Harjuna Widada, pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus mengungkapkan untuk SMP negeri saat ini jumlah pendaftarnya sudah mencukupi. Termasuk SMP 4 Bae yang sebelumnya mengajukan perpanjangan masa pendaftaran juga sudah terpenuhi.

“ Untuk SMP Swasta seperti di Jekulo itu sampai saat ini belum ada laporan berapa sekolah yang belum menerima murid sama sekali ,” jelas Harjuna. (fya)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *