Kudus Deklarasi Pemilu Damai, Tolak Politik di Tempat Ibadah

PEMILU 2019POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Written by:

Kudus, KejoraMuria. Com – Bupati Kabupaten Kudus, M. Tamzil dan Wakil Bupati, M. Hartopo beserta TNI, Polri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan berbagai unsur keagamaan di Kudus menggelar Deklarasi Pemilu Damai di depan air mancur Pendapa Kudus, Sabtu (9/3) pagi.

Dalam deklarasi tersebut, M. Tamzil juga menekankan jika Kabupaten Kudus menolak adanya kampanye atau kegiatan politik lainnya di tempat ibadah.

Penandatanganan deklarasi tersebut diikuti oleh sejumlah pimpinan seperti Dandim 0722 Kudus dan Kapolres Kudus serta perwakilan pemuka agama di Kabupaten Kudus, serta perwakilan tim kampanye peserta pemilu 2019.

Dalam deklarasi tersebut, M. Tamzil juga berharap agar semua elemen masyarakat dan peserta pemilu menjaga kondusifitas selama pesta demokrasi berlangsung.

Baca juga  Bupati M. Tamzil Sebut Pegiat UMKM Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan

“Saya rasa, peserta pemilu sudah dewasa dan cerdas. Jika nantinya ada permasalahan, saya harap bisa diselesaikan sesuai tahapan hukum yang berlaku, tidak dengan demo,” jelasnya.

Ist: Deklarasi pemilu damai dan menolak tempat ibadah dijadikan tempat kampanye di depan air mancur Pendapa Kudus, (9/3).

Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Saptono memberikan imbauannya agar peserta pemilu maupun tim kampanye tidak menggunakan tempat ibadah untuk kampanye.

“Kami juga sudah berkeliling ke tempat ibadah, seperti di masjid saat Jum’atan dan Subuhan, agar semua pihak tidak menggunakan tempat ibadah untuk kepentingan politik,”harapnya. 

Deklarasi menolak tempat ibadah dijadikan tempat kampanye juga diserukan oleh perwakilan pemuka agama yang hadir saat Apel Kebangsaan dalam rangka Pemilu 2019. (*/ap)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *