Kasus Perampokan Rp 2 M Mulai ada Titik Terang

HUKUM DAN KRIMINAL

Written by:

Kejoramuria.com,- Jajaran kepolisian resort Kudus terus melakukan penyelidikan terhadap peristiwa perampokan yang terjadi di rumah bos plastic Jl A Yani desa Panjunan Kecamatan Kota Kudus beberapa waktu lalu. Hasilnya, polisi sudah menemukan beberapa disik jari dan rekaman CCTV untuk dilakukan pemeriksaan lebihlanjut.

” Kita temukan sidik jari pelaku di mobil korban yang sempat dibawa kabur pelaku, kemudian ditinggalkan di Jalan Museum Kretek di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Rabu (15/07).

Aditya menduga pelaku meninggalkan mobil korban karena sudah menyiapkan mobil untuk mengangkut barang hasil curian.

Nah, dalam rangka melacak keberadaan pelaku, Polres Kudus juga sudah mengambil rekaman dari belasan kamera pemantau atau CCTV (closed circuit television) yang terpasang di berbagai tempat, termasuk yang menuju jalan tol semarang.

Baca juga  Ratusan Liter Ciu Diamankan Polres Jepara

“ Untuk dugaan kemungkinan adanya keterlibatan orang dekat, kita masih dalam penyelidikan ,” tukasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David menambahkan dalam rangka mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di rumah pengusaha plastik di Jalan Ahmad Yani Kudus pada Kamis (9/7) malam lalu, kepolisian juga sudah meminta keterangan terhadap empat saksi dan memungkinkan bertambah.

“ Mobil kijang yang ditinggalkan di Jalan Museum Kretek Kudus merupakan mobil korban yang sempat dibawa pelaku untuk mengangkut sejumlah barang hasil kejahatan ,” tambah David.

Menurut David, selain mengambil sidik jari pelaku dari mobil tersebut, polisi juga masih menyelidiki kaus hitam yang sempat berada di dalam mobil korban apakah milik salah satu pelaku atau milik korban.

Baca juga  Polsek Winong Ungkap Pencurian Motor, Dilaporkan Hilang 6 Tahun Lalu

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus perampokan tersebut diwarnai dengan penyekapan terhadap korban dan keluarga lainnya yang ada di dalam rumah. Pelaku juga mengambil peladen (server) yang menyimpan video rekaman dari kamera pemantau atau CCTV (closed circuit television) yang ada di rumah korban. Selain itu juga membunuh anjing korban.

Akibat kejadian tersebut, korban Lim Cahyo Wibowo warga Desa Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus, yang merupakan pengusaha plastik tersebut mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar yang meliputi uang tunai, perhiasan, dan surat berharga.(fya)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *