Istri Hartopo Jadi Ketua Waka DPC PKB Kudus

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Written by:

Ket. Mawar Anggraeni saat mendampingi plt Bupati Kudus HM Hartopo pada salahsatu acara . foto: sofyan

Kejoramuria.com,- Ditengah suasana pengusutan kasus gratifikasi PDAM, kondisi suhu politik di Kabupaten Kudus mulai menghangat. Pasalnya, secara tiba-tiba istri Plt Bupati Kudus Hartopo, Mawar Anggraeni diangkat jadi Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus. Hal ini terlihat dari surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat PKB nomor 30011/DPP/01/VII/2020 tentang penetapan susunan DPC PKB Kabupaten Kudus.

Dalam surat tersebut, posisi Ilwani digantikan oleh MUkhasiron sebagai ketua DPC. Sedangkan Ilwani digeser menjadi Sekretaris Dewan Syuro mendampingi KH Ahmad Jazuli Basyir sebagai Ketua Dewan Syuro.

Rupanya, terjunnya Mawar Anggraeni ke dunia politik sudah mendapatkan ijin dari suaminya, HM Hartopo yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Kudus. Hal ini diungkapkan saat ditemui wartawan usai kegiatan di halaman pendopo Pemkab Kudus, selasa (21/07) pagi.

Baca juga  Dekatkan Pelayanan, Dukcapil Kudus Rutin Jemput Bola Ke Desa

“ Saya tidak keberatan dengan keputusan itu . Tiba-tiba, itu keputusannya sendiri. Karena memang kesempatannya tiba-tiba ,” ucap Hartopo.

Dijelaskan, selama ini istrinya memang sebelumnya aktif dalam organisasi muslimat NU. Sehingga memang diangkat menjadi wakil ketua PKB Kudus pihaknya tidak mempermasalahkan. Sebab selama ini tidak ada kegiatan di rumah, padahal anak sudah mulai aktif kegiatan sekolah.

“Sekali lagi, tidak mempermasalahkan hal itu. Selama keputusan itu tidak membuat keributan ataupun konflik ,” tukasnya.

Menurut Hartopo, istrinya pernah akan dimasukkan dalam kepengurusan DPC PDI Perjuangan. Namun dengan sejumlah pertimbangan pihaknya tidak memberikan ijin. Alasannya, saat itu DPC PDI Perjuangan sedang ada pencopotan Rina Tamzil. Sehingga menjaga suasana psikologis.

Baca juga  144 E-Warong Kudus Segera Layani BPNT

“ Kalau untuk saya pribadi, saat ini lebih memilih utuk netral dulu sambil melihat situasi. Memang sejumlah parpol ada yang sudah melamar untuk diajak gabung. Kalau dari PDI Perjuangan sampai saat ini belum menerima suratnya ,” tuturnya. (fya)

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *